Jadilah Anggota smaneka untuk mendapatkan informasi terkini di smaneka.tk, yuk...

Senin, 09 Maret 2009

Digitized / Capturing Video

Digitized atau capturing adalah proses memindahkan video dari sumber media ke dalam harddisk, karena komputer hanya mengenali informasi digital (biner) saja, sehingga data video harus dikonversi dalam format digital melalui berbagai koneksi.

Koneksi Video Analog
Dalam format video analog, secara garis besar terdapat 3 macam koneksi yang biasa dipakai, yaitu :

Composite (RCA) 
Composite adalah tipe koneksi analog paling sederhana, karena menggunakan satu buah kabel. Sinyal luminance (terang-gelap) disatukan (dicomposite) dengan sinyal warna. Konektor jenis ini memiliki tiga warna yang khas, kuning untuk video sedangkan warna merah dan putih untuk audio. Biasanya dipakai oleh perangkat video VHS.


S‐Video 
Koneksi ini memiliki kualitas yang lebih baik daripada composite. Kabel ini membagi sinyal luminance dan warna dalam kabel yang berbeda. Biasanya dipakai oleh perangkat video SVHS

Component 
Koneksi ini adalah koneksi yang paling baik, koneksi ini memisahkan setiap komponen warna YCC. Dipakai pada perangkat video Betacam (Beta-SP).

Koneksi Video Digital
Dalam format video digital dikenal 2 jenis koneksi, yaitu :

IEEE 1394 
Koneksi ini umum disebut dengan koneksi FireWire (Apple Computer) atau i-Link (Sony Corporation). Koneksi ini merupakan standar koneksi yang memiliki kecepatan transfer data sangat tinggi, karena mampu mentransfer data hingga 400 Mbps. Konektor jenis ini sering dipakai pula untuk koneksi hardware lain seperti scanner, harddisk eksternal serta koneksi jaringan komputer berkecepatan tinggi.

Serial Digital Interface (SDI) 
Koneksi ini dipakai untuk konsumen High-End Professional untuk mengolah digital video format HD (High Definition) dan SD (Standard Definition), perangkat yang menggunakan koneksi jenis ini biasanya berharga sangat mahal dan hanya dipakai pada industri film dan video yang besar saja.

Dengan berkembangnya digital video, bukan berarti kualitas video analog lebih rendah dari format digital. Para prosumer (pengguna professional dan broadcasting) masih menggunakan format Betacam (Beta-SP) sebagai standar.

DV adalah singkatan dari Digital Video, DV hanya salah satu format dalam digital video, banyak variasi format berbasis DV lainnya selain DV25 (MiniDV) yaitu Digital8, DVCAM, DVPRO atau DVCPRO, DVCPRO50, D-9(Digital-S), DV100, DVPROHD, DigiBeta (Betacam SX).

Tidak ada komentar:

 
Minima 4 coloum Blogger Template by Beloon-Online.
Simplicity Edited by Ipiet's Template